Melawan Difteri dan Tetanus melalui Imunisasi

Pekan Imunisasi Nasional (PIN). (Foto: Al Fityan School Tangerang)

Imunisasi merupakan kegiatan memberikan vaksin ke dalam tubuh seseorang melalui alat suntik, dimana imunisasi ini berguna dalam memberikan kekebalan tubuh. Jenis vaksin yang diberikan juga beragam, salah satunya adalah difteri dan tetanus atau biasanya dikenal dengan imunisasi DT.

Difteri merupakan salah satu penyakit menular yang menyerang pada bagian saluran pernapasan atas, hidung, dan tenggorokan. Penyakit ini bersifat mematikan, karena dapat menghasilkan racun yang menyebar ke seluruh tubuh. Parahnya, hal tersebut juga dapat merusak berbagai organ tubuh, mulai dari jantung, saraf, dan lainnya. Sedangkan tetanus itu sendiri merupakan penyakit yang dapat membuat penderitanya mengalami kram serta kaku otot pada rahang, leher, tungkai, perut, hingga lengan.

Dikutip dari laman halodoc.com, gejala-gejala yang ditimbulkan jika seseorang terkena penyakit difteri adalah demam disertai menggigil, bernapas dengan cepat atau sulit untuk bernapas, pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian leher, terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi amandel dan tenggorokan, nyeri tenggorokan, suara serak, hingga timbulnya tanda-tanda syok seperti kulit pucat dan terasa dingin, berkeringat, dan jantung berdebar cepat.

Adapun gejala dari tetanus yaitu kakunya otot perut, tegangnya otot di sekitar bibir sehingga terkadang menyebabkan menyeringai kuat, kesulitan menelan, hingga kejang dan kekakuan yang menyakitkan pada otot leher dan rahang.

Sejatinya, semua jenis penyakit, baik yang ringan maupun berat tidak dapat diremehkan. Sehingga perlu bagi diri kita untuk membentengi diri sebagai bentuk ikhtiar, salah satunya dengan melakukan imunisasi. Kesadaran akan pentingnya imunisasi harus diajarkan sejak dini. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan manusia. Semoga dengan segala bentuk ikhtiar yang dilakukan, Allah selalu memberikan kesehatan jasmani maupun rohani untuk kita. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *